Tuesday, February 28, 2012

Telkomsel Kembangkan Metode Belajar Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi



Telkomsel terus berupaya mengembangkan program-program yang mendukung kemajuan dunia pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Upaya tersebut salah satunya diwujudkan dalam kampanye "Internet Sehat dan Aman" yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Aula Kantor Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini.


Pada kegiatan yang dihadiri oleh Dirjen Aplikasi Telematika Kemenkominfo Ashwin Sasongko dan Wakil Gubernur NTB Badrul Munir tersebut, Telkomsel memperkenalkan situs e-learning bernama www.belajarasik.com. Para peserta yang terdiri dari sekitar 400 pelajar SD, SMP, dan SMU merasakan langsung metode belajar matematika secara interaktif melalui situs tersebut.

Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra Syaiful Bachri menjelaskan, “Kecanggihan TIK harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang menjadi prioritas utama dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan memanfaatkan TIK, kami berharap situs www.belajarasik.com dapat mempermudah para pengajar dan siswa dalam menjalankan proses belajar mengajar yang lebih baik sejalan dengan kurikulum Depdikbud.”

Dirjen Aplikasi Telematika Kemenkominfo Ashwin Sasongko (tengah) didampingi Wakil Gubernur NTB Badrul Munir (kiri) dan Staf Ahli Bidang Komunikasi & Media Massa Kemenkominfo Henry Subiakto saat menyampaikan keterangan pers mengenai Kampanye Internet Sehat dan Aman di Aula Kantor Pemprov NTB, Mataram (26/2)

Melalui metode pembelajaran interaktif di situs www.belajarasik.com, belajar matematika menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Para pelajar memperoleh keterampilan praktis melalui tampilan multimedia sekaligus menciptakan lingkungan saling berbagi pengalaman, diskusi, maupun tukar pikiran.

Telkomsel berpartisipasi secara aktif di dunia pendidikan Tanah Air melalui serangkaian program tanggungjawab sosial perusahaan yang dirancang untuk meningkatkan mutu pengajaran. Sesuai dengan bisnis utamanya di bidang telekomunikasi, maka kontribusi Telkomsel di dunia pendidikan juga dilakukan melalui basis TIK.

Pendidikan berbasis TIK hadir melalui program penyediaan software pendidikan yang diimplementasikan di puluhan sekolah di seluruh Indonesia. SD, SMP, dan SMA yang terpilih dalam program ini memperoleh software aplikasi pendidikan interaktif yang memadukan ilmu pengetahuan dan multimedia dalam tampilan yang atraktif dan menyenangkan bagi pelajar.

Selain melengkapi sekolah dengan parangkat multimedia, program ini juga memberikan pelatihan penggunaan software, pelatihan pedagogi, dan metode mengajar efektif menggunakan multimedia kepada para guru sekolah terkait. Hal ini dimaksudkan agar para guru dapat mengoptimalkan penggunaan multimedia di dalam menyampaikan bahan ajar.

Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra Syaiful Bachri menjelaskan situs e-learning www.belajarasik.com di hadapan sekitar 400 siswa SD, SMP, dan SMU saat berlangsungnya Kampanye Internet Sehat & Aman di Aula Kantor Pemprov NTB, Mataram (26/2)

Metode pembelajaran berbasis TIK juga dilakukan dengan menggelar program Pendidikan TIK Guru. Program Pendidikan TIK Guru difokuskan pada pengembangan kemampuan para guru melalui pelatihan TIK, khususnya dalam pemanfaatan teknologi sebagai alat bantu mengajar di beberapa mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa, yakni matematika, fisika, dan kimia. Pelatihan bagi para guru ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi para guru di dalam menyampaikan materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, sehingga mampu memancing diskusi dua arah di dalam kelas.

Pada tahun 2010, program ini mengikutsertakan sekitar 2.500 guru matematika di 23 kota besar di seluruh Indonesia. Lebih dari sekedar pelatihan, program ini didukung oleh portal interaktif yang mampu menjadi forum diskusi antara para mentor dan guru. Selain memberikan wadah diskusi, portal online ini juga dimaksudkan agar para guru menjadi semakin akrab dengan aktivitas di dunia maya.

Pada tahun 2011, pelatihan guru berbasis TIK ini dikembangkan dengan mengedepankan kegiatan Online Retention Web Platform sebagai sesi diskusi mengenai TIK dengan materi berupa sentra file bahan ajar, diseminasi online, dan forum. Selain itu program ini juga memperkenalkan V Books, yakni materi bahan ajar virtual pada situs www.telkomselsahabatguru.com.

3 siswi SDN 5 Mataram sedang belajar matematika menggunakan situs e-learning www.belajarasik.com di sela-sela Kampanye Internet Sehat & Aman di Aula Kantor Pemprov NTB, Mataram (26/2)

Di samping metode pembelajaran berbasis TIK, kepedulian Telkomsel di bidang pendidikan juga diwijudkan dengan hadirnya layanan Sistem Informasi Sekolah (SIS) dalam upaya mendukung suksesnya Program Administrasi Sekolah (PAS) yang dicanangkan pemerintah. Layanan ini memberikan kemudahan bagi siswa dan orangtua siswa untuk mengakses segala informasi mengenai sekolah langsung dari ponselnya, cukup dengan menghubungi *455#.

Dengan menghubungi *455# dan memilih menu “Sekolahku”, guru, siswa, maupun orangtua siswa yang menggunakan layanan Telkomsel langsung terhubung dengan layanan SIS yang menyediakan berbagai macam informasi seputar sekolah. Informasi dalam layanan ini juga bisa diperoleh dengan mengirimkan SMS ke 4555, dengan mengetik: SMA<spasi>Nama Sekolah<spasi>Info yang diinginkan.

Informasi mengenai sekolah yang tersedia dalam layanan SIS terbagi menjadi lima jenis, yakni: Info Sekolah (info kepala sekolah, jumlah siswa, jumlah guru, jumlah rombel, rasio guru dan siswa, rasio komputer dan siswa, alamat sekolah, dan pembayaran SPP), Info Penerimaan Siswa Baru (info nilai ujian nasional minimal, nilai ujian nasional maksimal, passing grade penerimaan siswa baru), Info Kesiswaan (info absensi, nilai harian, wali kelas, dan lain-lain), Info Kenaikan dan Kelulusan, serta Kamus untuk memperlancar komunikasi dalam proses belajar dan mengajar.

“Melalui berbagai program dan layanan di bidang pendidikan, kami berupaya menghadirkan kemanfaatan lain dari layanan selular. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memaksimalkan potensi TIK untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan. Kami berharap seluruh upaya yang kami lakukan ini mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas di masa mendatang,’’ pungkas Ari, panggilan akrab Syaiful Bachri.


==========

No comments:

Post a Comment